Masalah kemaritiman dan peraraian telah kita pelajari bersama sejak masalah  pelayaran dan perdagangan pada masa kuno hingga modern. Beberapa masalah pun muncul kemudian yang berkaitan dengan hal itu, sejak masalah bajak laut sampai masalah kebijakan pemerintah Indonesia dalam bidang kemaritiman. Oleh karena itu, untuk memahami secara komprehensif tentang masalah-masalah peraraian dan kemaritiman Indonesia dan dunia, maka bagi peserta MK Sejarah Maritim diwajibkan membuat tugas akhir berupa kliping dengan satu tema satu kelompok (2-3 orang). Setelah kliping dibuat, misalnya dengan tema objek wisata laut, kecelakaan laut, jenis-jenis kapal laut, fungsi ekonomi dan politik laut, masalah kepulauan Indonesia (mis. Ambalat), fungsi pelabuhan, pelabuhan peningkatan ekonomi masyarakat, aktivitas pelabuhan Bandarmasih (Tanjung Perak, Tanjung Priok, Tanjung Emas, dll), Dampak pembuatan Jembatan antar pulau (Mis. Jembatan Suramadu, Barito, Mahakam, dll), Pasar Terapung, Transportasi laut, dll (bisa cari sendiri temanya asal sesuai dengan dunia kemaritiman dan peraraian).

Tugas kelompok (2-3) dikumpul saat final. Setelah kliping dibuat berdasarkan tema tertentu lalu dianalisis (3-5 hal). Setiap kliping (koran, majalah, dll) harus ditulis nama dan tanggal referensinya. Mis. Banjarmasin post, 1 Maret 2009.