17 Agustus 1945, kita merdeka secara Yuridis. Antusias menyambut kemerdekaan pun bergemuruh diseluruh tanah air, walaupun sebagian daerah terlambat karena persoalan komunikasi informasi. Sampai pada tahun 1959, kemerdekaan semakin konkret ketika Pemerintah Belanda mengakui kemerdekaan RI. Namun satu hal yang patut dipertanyakan, adalah apakah hari ini kita sudah “merdeka”? Jawabnya tentu hanya ada dua, ya dan belum. Ketika warga negara masih mendapat tekanan karena menyuarakan hati nurani, maka kita pun sebenarnya belum merdeka. Lihatlah beberapa kasus, seperti kasus Prita. Adalah sebuah contoh konkret bahwa di negeri ini belum merdeka, dalam arti mengeluarkan pendapat. Karena itu, kemerdekaan hakiki hari ini tampaknya belum ada…..!