Semester demi semester saya lewati. Gak terasa sudah menginjak ke semester lima dan menuju ke semester enam. SMS pun dilayangkan kepada teman-teman S2 Sejarah UGM angkatan 2005, namun jawabannya hanya ada dua, masih sedang nulis dan masih sedang nulis. Tidak ada jawaban semester ini saya mau ujian. Saya pun lalu terbuai, dan santai alias tidak terlalu berfikir ke tugas utamaku, yaitu menyelesaikan tesis.

Kira-kira dua minggu lalu saya menghubungi salah satu teman di Jogya. Ada kabar menarik karena bu Eni Sugiarti sudah siap ujian hanya menunggu jadwalnya. Kemudian Nazir juga akan menyusul katanya.

Kedua orang di atas cukup menggugah perasaan saya untuk aktif lagi membaca dan menulis. Membuka lagi tesis yang sudah sekian lama terlupakan karena kesibukan yang tidak begitu penting. Ya kedua orang itu telah menjadi pahlawan bagiku dalam melanjutkan tugas utamaku saat ini.

Mba Eni dan Nazir, Sang Inspirator….! mungkina saya tidak terlalu berlebihan jika kukatakan demikian karena mereka, disamping teman-teman yang lain seperti pa Thalib, Nanang, Burhaman, Pak Mayor, Mba Fatiyah, Mba Ana, Mba Sigi, Mas Dedy, Mba Mariam juga selalu memberikan motivasi agar kita saling menjaga kekompakan, saling berkomunikasi, dan berdiskusi jika ada masalah.

Saya pun tidak pernah melewatkan kesempatan bila bertemu teman-teman, baik bertemu langsung, lewat SMS dan email. Memang tampaknya komunikasi diantara kita harus tetap terjalin bila ada masalah khususnya tesis kita.

Semoga catatan harian ini menjadi awal komunikasi kita Mahasiswa Sejarah S2 UGM Angkatan 2005. Selamat berkomunikasi. Selamat menyelesaikan tesisnya. selamat menyambung silaturahmi dan semoga klita semua sukses dan selalu dalam lindungan Allah SWT, Amin.

Saya ingin memulai komunikasi ini dengan beberapa pertanyaan: Pertama, tolong dong berikan motivasi agar saya tidak malas ngerjain tesis? kedua, mengenai sumber tesis, apakah harus meliputi data arsip, surat kabar, dan wawancara ? Bagaimana metodologi menggunkana sumber alternatif seperti foto, lukisan, puisi, cerpen, rung publik, dlsb? ini dulu bahan diskusinya sebagai awal?