You are currently browsing the category archive for the 'Catatan Harian' category.

A. Konflik Hindu-Muslim di India Anak benua India atau biasa disebut Asia Selatan, adalah pulau yang dikenal karena konflik keagamaan seperti antara Sikhs dan Hindu di India barat laut pada tahun 1980 dan 1990, atau antara Hindu tamil dan Budha Singhalese di Srilanka baru-baru ini (2008). Selanjutnya konfrontasi yang terjadi berulang kali adalah antara Hindu dan Muslim dan merupakan konflik beringas yang akan dijelaskan pada bab ini. Pada permulaan abad ke 21 Asia Selatan menjadi pusat umat muslim terbesar di dunia, dua kali lipat penduduk muslim di Indonesia. Tapi walaupun demikian, Muslim menjadi minoritas pada anak benua ini. Mereka hanya menempati 29% dari populasi dan terkonsentrasi pada dua wilayah, dua pertiga dari mereka hidup diPakistan, Bangladesh dan Maldives, sedangkan sisanya menempati India, Nepal dan Srilanka. Konflik berdarah India tak terelakkan lagi setelah gagalnya perundingan untuk menyelesaikan pertikaian antara umat Hindu dan muslim. Polisi di negara bagian Gujarat, menembak mati dua orang dari gerombolan massa yang membakar rumah-rumah milik orang Islam. Kelompok garis keras Hindu bertekad melaksanakan niatnya bersembahyang di tempat yang dipersengketakan. Jam malam diberlakukan di Desa Panvad, sekitar 100 kilometer dari kota utama Gujarat, Ahmedabad, setelah kerusuhan. Perdana Menteri India Atal Behari Vajpayee menyerukan agar ummat Hindu dan Muslim di negaranya segera mengakhiri konflik kekerasan menyangkut tempat suci di kota Ayodhya, India Utara. Vajpayee mengatakan, sengketa itu yang telah menyebabkan kerusuhan sektarian terburuk di India dalam satu dasawarsa ini, merupakan ancaman terhadap persatuan nasional. Lebih dari 700 orang tewas dalam huru-hara Hindu-Muslim kurang dari sebulan yang lalu (Februaru, 2002) di Negara bagian Gujarat, India Barat. Sementara itu, ratusan aktivis Hindu telah mengobrak-abrik kantor Dewan Perwakilan Rakyat negarabagian Orissa di India Timur dalam mendukung rencana Dewan Hindu Sedunia untuk membangun kuil di Ayodhya, di tanah yang juga di-klaim oleh pihak muslim sebagai tempat suci. Haren Pandiya, bekas menteri dalam negeri India, sedang mengendarai mobilnya pulang dari sebuah taman untuk menikmati udara pagi dan berolah raga dekat rumahnya di Ahmedabad, Negara Bagian Gujarat. Tiba-tiba sebuah mobil mendekatinya dan…dor! Pandiya terkulai. Pandiya, politisi dari partai nasionalis radikal Hindu yang berkuasa BJP (Bharatiya Janata Party), sempat dibawa ke rumah sakit, tapi nyawanya tak tertolong. Polisi menyatakan belum tahu berapa jumlah penyerang maupun motifnya. Di India pernah menjadi kejayaan Islam. Meskipun begitu, hingga sekarang umat Islam di India berposisi sebagai minoritas. Sejumlah khasanah Islam dikuasai umat Hindu dan dijadikan objek wisata. Umat Islam di India sekarang sekitar 100 juta jiwa yang berarti India negara ketiga terbesar yang berpenduduk muslim, setelah Indonesia dan Pakistan. Umat Islam di India nasibnya juga sama dengan dinegara-negara lain yang umat uslamnya minoritas, merka ditekan, ditindas penguasa ataupun umat non muslim (Hindu) yang minoritas. Sebagai contoh, penghancuran masjid Babri, Ayodhia, India pada bulan desember 1992. di Bombay terjadi pembunuhan besar-besaran terhadap sekitar 100 ribu jiwa, oleh partai ekstremis hindu yang berkuasa. Ribuan bangunan bersejarah yang dibangun raja-raja Islam kini menjadi puing yang mengenaskan, kemudian dijadikan objek wisata oelh umat Hindu. B. Konflik di Pakistan Setelah tragedi perpecahan Pakistan Barat-Pakistan Timur, Republik Islam Pakistan tetap selalu dirundung masalah. Selain sengketa abadi dengan India, baik mengenai perbatasan maupun “kepemilikan” Khasmir, juga sengketa internal yang senantiasa mengguncang sendi-sendi pemerintahan. Apakah konflik di Pakistan ada kaitannya dengan identitas Negara Islam? Faktanya, Pakistan memang berdiri untuk mengantisipasi aspirasi Umat Islam India, yang jumlahnya ketika itu mencapai 133,5 juta jiwa , namun terus hidup dibawah ketidak adilan dan tekanan Warga Hindu yang merupakan Mayoritas penduduk India. Pemicu pergolakan di Pakistan lebih pada perebutan kepentingan Pakistan dan Iran atas sumber minyak dan gas alam di Kysgyzstan dan Uzbekistan. Kedua negara ini disebut-sebut mempunyai deposit migas yang sangat besar dan baru sebagian kecil yang dieksplorasi. Persoalan yang dihadapi perusahaan penambangan di sini adalah memasarkan komoditas tersebut. Iran dan Pakistan menghendaki agar negaranya menjadi terminal utama, dengan membangun pipa migas melalui Afganistan. Dalam hal inilah siapa yang memenangkan pertarungan di Afganistan akan memenangkan negaranya dalam menampung migas dari Asia Tengah tersebut. C. Soal Kashmir Tahun 1339 Islam masuk ke Kashmir pada masa pemerintahan Akbar yang sebelumnya pusat Hindu dan Budha. 1750 direbut oleh Afganistan, 1819 direbut lagi oleh Gulab Singh. Ketika India dan Pakistan terbentuk 15 Agustus 1947, Kashmir tetap merdeka, tidak masuk India maupun Pakistan. Mengapa Kashmir menjadi penting? Bagi Pakistan, Kashmir penting karena soal geografis dan alam yang cukup menjanjikan. Yakni berupa sumber-sumber sungai. Sedangkan bagi India, Kashmir penting juga karena persoalan letak geografis disamping tempat yang bersejarah bagi agama Hindu. (Subantardjo, 1954: 61-62).

A. Konflik Hindu-Muslim di India


Anak benua India atau biasa disebut Asia Selatan, adalah pulau yang dikenal karena konflik keagamaan seperti antara Sikhs dan Hindu di India barat laut pada tahun 1980 dan 1990, atau antara Hindu tamil dan Budha Singhalese di Srilanka baru-baru ini (2008). Selanjutnya konfrontasi yang terjadi berulang kali adalah antara Hindu dan Muslim dan merupakan konflik beringas yang akan dijelaskan pada bab ini.

Pada permulaan abad ke 21 Asia Selatan menjadi pusat umat muslim terbesar di dunia, dua kali lipat penduduk muslim di Indonesia. Tapi walaupun demikian, Muslim menjadi minoritas pada anak benua ini. Mereka hanya menempati 29% dari populasi dan terkonsentrasi pada dua wilayah, dua pertiga dari mereka hidup diPakistan, Bangladesh dan Maldives, sedangkan sisanya menempati India, Nepal dan Srilanka.

Konflik berdarah India tak terelakkan lagi setelah gagalnya perundingan untuk menyelesaikan pertikaian antara umat Hindu dan muslim. Polisi di negara bagian Gujarat, menembak mati dua orang dari gerombolan massa yang membakar rumah-rumah milik orang Islam. Kelompok garis keras Hindu bertekad melaksanakan niatnya bersembahyang di tempat yang dipersengketakan. Jam malam diberlakukan di Desa Panvad, sekitar 100 kilometer dari kota utama Gujarat, Ahmedabad, setelah kerusuhan.

Perdana Menteri India Atal Behari Vajpayee menyerukan agar ummat Hindu dan Muslim di negaranya segera mengakhiri konflik kekerasan menyangkut tempat suci di kota Ayodhya, India Utara. Vajpayee mengatakan, sengketa itu yang telah menyebabkan kerusuhan sektarian terburuk di India dalam satu dasawarsa ini, merupakan ancaman terhadap persatuan nasional. Lebih dari 700 orang tewas dalam huru-hara Hindu-Muslim kurang dari sebulan yang lalu (Februaru, 2002) di Negara bagian Gujarat, India Barat. Sementara itu, ratusan aktivis Hindu telah mengobrak-abrik kantor Dewan Perwakilan Rakyat negarabagian Orissa di India Timur dalam mendukung rencana Dewan Hindu Sedunia untuk membangun kuil di Ayodhya, di tanah yang juga di-klaim oleh pihak muslim sebagai tempat suci.
Haren Pandiya, bekas menteri dalam negeri India, sedang mengendarai mobilnya pulang dari sebuah taman untuk menikmati udara pagi dan berolah raga dekat rumahnya di Ahmedabad, Negara Bagian Gujarat. Tiba-tiba sebuah mobil mendekatinya dan…dor! Pandiya terkulai.

Pandiya, politisi dari partai nasionalis radikal Hindu yang berkuasa BJP (Bharatiya Janata Party), sempat dibawa ke rumah sakit, tapi nyawanya tak tertolong. Polisi menyatakan belum tahu berapa jumlah penyerang maupun motifnya.
Di India pernah menjadi kejayaan Islam. Meskipun begitu, hingga sekarang umat Islam di India berposisi sebagai minoritas. Sejumlah khasanah Islam dikuasai umat Hindu dan dijadikan objek wisata. Umat Islam di India sekarang sekitar 100 juta jiwa yang berarti India negara ketiga terbesar yang berpenduduk muslim, setelah Indonesia dan Pakistan. Umat Islam di India nasibnya juga sama dengan dinegara-negara lain yang umat uslamnya minoritas, merka ditekan, ditindas penguasa ataupun umat non muslim (Hindu) yang minoritas. Sebagai contoh, penghancuran masjid Babri, Ayodhia, India pada bulan desember 1992. di Bombay terjadi pembunuhan besar-besaran terhadap sekitar 100 ribu jiwa, oleh partai ekstremis hindu yang berkuasa. Ribuan bangunan bersejarah yang dibangun raja-raja Islam kini menjadi puing yang mengenaskan, kemudian dijadikan objek wisata oelh umat Hindu.

B. Konflik di Pakistan
Setelah tragedi perpecahan Pakistan Barat-Pakistan Timur, Republik Islam Pakistan tetap selalu dirundung masalah. Selain sengketa abadi dengan India, baik mengenai perbatasan maupun “kepemilikan” Khasmir, juga sengketa internal yang senantiasa mengguncang sendi-sendi pemerintahan.

Apakah konflik di Pakistan ada kaitannya dengan identitas Negara Islam? Faktanya, Pakistan memang berdiri untuk mengantisipasi aspirasi Umat Islam India, yang jumlahnya ketika itu mencapai 133,5 juta jiwa , namun terus hidup dibawah ketidak adilan dan tekanan Warga Hindu yang merupakan Mayoritas penduduk India.

Pemicu pergolakan di Pakistan lebih pada perebutan kepentingan Pakistan dan Iran atas sumber minyak dan gas alam di Kysgyzstan dan Uzbekistan. Kedua negara ini disebut-sebut mempunyai deposit migas yang sangat besar dan baru sebagian kecil yang dieksplorasi. Persoalan yang dihadapi perusahaan penambangan di sini adalah memasarkan komoditas tersebut.

Iran dan Pakistan menghendaki agar negaranya menjadi terminal utama, dengan membangun pipa migas melalui Afganistan. Dalam hal inilah siapa yang memenangkan pertarungan di Afganistan akan memenangkan negaranya dalam menampung migas dari Asia Tengah tersebut.

C. Soal Kashmir
Tahun 1339 Islam masuk ke Kashmir pada masa pemerintahan Akbar yang sebelumnya pusat Hindu dan Budha. 1750 direbut oleh Afganistan, 1819 direbut lagi oleh Gulab Singh. Ketika India dan Pakistan terbentuk 15 Agustus 1947, Kashmir tetap merdeka, tidak masuk India maupun Pakistan. Mengapa Kashmir menjadi penting? Bagi Pakistan, Kashmir penting karena soal geografis dan alam yang cukup menjanjikan. Yakni berupa sumber-sumber sungai. Sedangkan bagi India, Kashmir penting juga karena persoalan letak geografis disamping tempat yang bersejarah bagi agama Hindu. (Subantardjo, 1954: 61-62).

Secara etimologis, museum berasal dari kata Yunani, mouseion, yang sebenarnya merujuk kepada nama kuil pemujaan terhadap Muses, dewa yang berhubungan dengan kegiatan seni. Museion merupakan sebuah bangunan tempat suci untuk memuja Sembilan Dewi Seni dan llmu Pengetahuan. Salah satu dari sembilan Dewi tersebut ialah: MOUSE, yang lahir dari maha Dewa Zous dengan isterinya Mnemosyne.

Pengertian museum berdasarkan definisi yang diberikan International Council of Museums, adalah institusi permanen, nirlaba, melayani kebutuhan publik, dengan sifat terbuka, dengan cara melakukan usaha pengoleksian, mengkonservasi, meriset, mengkomunikasikan, dan memamerkan benda nyata kepada masyarakat untuk kebutuhan studi, pendidikan, dan kesenangan. Secara institusi museum adalah lembaga yang bertugas untuk mengumpulkan, merawat, menyimpan, meneliti, dan mengkomunikasikan koleksinya kepada masyarakat.

Tugas museum yakni sebuah lembaga yang memamerkan dan menerbitkan hasil-hasil penelitian dan pengetahuan tentang benda-benda yang penting bagi Kebudayaan dan llmu Pengetahuan.

Fungsi Museum: 1. Pusat Dokumentasi dan Penelitian llmiah 2. Pusat penyaluran ilmu untuk umum 3. Pusat penikmatan karya seni 4. Pusat perkenalan kebudayaan antar daerah dan antar bangsa 5. Obyek wisata 6. Media pembinaan pendidikan kesenian dan llmu Pengetahuan 7. Suaka Alam dan Suaka Budaya 8. Cermin sejarah manusia, alam dan kebudayaan 9. Sarana untuk bertaqwa dan bersyukur kepada Tuhan YME.

Tugas individu:

1.Jelaskan hubungan antara museum, arsip dan perpustakaan? 2. Bagaimana peranan ketiga hal tersebut dalam penelitian sejarah?

Catatan: Tugas dikumpul satu minggu setelah diposting

Wilayah laut merupakan tempat berusaha bebas (seperti halnya daerah hutan bagi masyarakat darat yang mengembara di hutan untuk mengumpulkan makanan. Dalam hal ini soal hak milik tidak berlaku sehingga masing-masing orang berusaha secara bebas untuk mengambilnya untuk keperluan nafkah sehari-hari.

Hal tersebut dapat dikatagorikan sebagai perburuan bagi masyarakat yang paling awal. Sementara dalam peradaban yang lebih tinggi disebut perompakan. Dulu ada juga istilah “Hak Tawan Karang” yaitu hak yang dimiliki oleh suatu masyarakat (Negara) apabila ada sesuatu di pantai yang terdampar. Pranata perdagangan muncul karena ada kebutuhan akan barang yang tidak dipunyai sehingga harus diperoleh dari pihak yang mempunyai. Biasanya diperoleh dengan jalan tukar-menukar dan pada tingkat yang lebih maju diperoleh dengan cara jual beli.

Hal demikian memerlukan interaksi antar kelompok dengan cara damai, sedangkan apabila hubungan demikian tidak ada, maka terjadilah perampasan, yang di laut dilakukan oleh bajak laut (perompakan).

Pertanyaan: Sejak kapan terjadinya perompakan? Dari suku bangsa apa saja yang mengawali perompakan di Nusantara pada awal kedatangan bangsa asing? Dan mengapa mereka melakukan perompakan?

Catatan: kelompok 2-3 orang. Jawaban diketik 2 spasi dan diprint out. Kumpul tanggal 17 November 2009 (saat kuliah)

Pembangunan maritim Indonesia sebenarnya merupakan pengulangan sejarah dari kejayaan martim Nusantara yang terhenti akibat visi pembangunan yang terlampau berpihak pada pembangunan kontinental. Kejayaan maritim Nusantara terungkap dari peristiwa masa lalu. Diantara sekian banyak kejayaan maritim Nusantara yang terkait dengan dunia global, maka peristiwa yang berkaitan dengan perdaganagan dan transportasi laut tergolong spektakuler. Harga komoditi (khususnya rempah-rempah) yang demikian tinggi nilainyadi pasaran dunia, telah merangsang saudagar manca Negara melakukan perdagangan melalui lautan di kerajaan Osmania Turki. Mereka memperketat hegemoni perdagangan rempah-rempah Indonesia di India dan Timur Tengah. Untuk masuk pasaran Eropa maka saudagar Turki menggunakan pelabuhan Venesia di Italia.

Sejalan dengan itu, maka lahirlah kerajaan-kerajaan Islam pantai ebagai bagian mata rantai dari perdagangan dunia dan hal itu ditandai dengan berakhirnya kerajaan Majapahit (abad ke 15). Kerajaan-kerajaan Islam pantai tersebut meletakkan kekuatannya pada perdagangan laut. Pelabuhan kerajaan-kerajaan maritime yang lebih terkenal dengan istilah Bandar yang berarti daerah wilayah perdagangan yang dipimpin oleh penguasa pelabuhan dengan gelar Syah Bandar, berkembang Bandar pelabuhan pada saat itu termaju adalah Pasai di Aceh, Banten, Demak, Cirebon, Tuban, Gresik, Makasar (Kerajaan Goa dan Tallo), Buton, Ternate , Tidore, Jaylolo dan Bacan yang kesemuanya merupakan kota-kota pelabuhan atau Bandar yang menjadi lintasan perdagangan rempah-rempah dari kepulauan Maluku menuju India melalui Selat Malaka dan kemudian menyebar ke Timur Tengah sampai Eropa.

Rempah-rempah menjadi penting untuk dikonsumsi oleh masyarakat Eropa, ketika penyakit menular mulai muncul, seperti demam, disentri dan pes di Portugis, Spanyol dan Inggris. Dan mereka menyakini bahwa berdasarkan temuan dan juga mitos bahwa rempah-rempah (khususnya cengkeh dan pala) mampu mengobati penyakit tersebut. Disamping itu, juga bisa untuk penyedap makanan untuk menyegarkan tubuh yang sangat digemari oleh para bangsawan di Mancanegara. Akibatnya, Negara-negara Eropa berusaha keras untuk mencari jalan lain di luar hegemoni perdagangan yang dikuasai oleh Kerajaan Turki Usmani.

Tugas Individu:
Buat peta dunia ukuran A3, lalu berikan arah panah jalur sutera darat, jalur sutera laut, dan jalur perdagangan/perjalanan bangsa-bangsa eropa (Spanyol, Portugis, Belanda, dan Inggris) sampai ke Indonesia (khususnya Maluku sebagai daerah tujuan rempah-rempah).

Catatan: tugas dikumpul pada tanggal 8 Oktober 2009 (pada saat kuliah)

SYAHARUDDIN sekeluarga mengucapkan “selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan bathin, semoga amal ibadah kita diterima di sisiNya. Jika selama pergaulan, terdapat kesalahan dalam perkataan dan perbuatan, maka dihari yang suci ini selaiknya kita saling bermaafan. Minal aidzin walfaidzin, maafkan lahir dan bathin.

1. Mohenjodaro
Benda-benda yang ditemukan: huruf, bangunan, perhiasan, alat rumah tangga, permainan anak-anak yang sudah dihiasi berbagai seni gambar dan seni ukir yang indah, mereka telah mengenal biantang: gajah, unta, kerbau, anjing. Berdasarkan benda-benda yang ditemukan di Mohenjodaro, maka dapat disimpulkan bahwa peradaban Lembah Sungai Indus di Mohenjodaro sudah sangat tinggi.

2. Harappa
Benda-benda yang ditemukan: arca-arca, patung (terra cotta) yang diukir seperti bentuk wanita telanjang dg dada terbuka. Ukiran itu member makna bahwa ibu merupaka sumber kehidupan; alat dapur dari tanah liat, periuk belanga, pembakaran dari batu keras (masih kuat sampai sekarang); sebuah patung pohon disamping dewa (gambaran kesucian pohon bodhi tempat Sidharta menerima wahyu) beberapa ratus tahun kemudian; arca-arca yg melukiskan lembu yg menyerang harimau; lembu yang bertanduk, sebagai gambaran bahwa mereka sangat mensuckan binatang. Hal ini tampak ketika masyarakat India mensucikan sapi sampai sekarang.

Kesimpulan: Peradaban LSI sama dengan kebudayaan di Sumeria dan Babylonia: mereka ahli dalam pembuatan barang batu dan logam; mengenal huruf pictograph (huruf yg terdiri dari gambar yg berbentuk binatang, seperti ikan. LSI juga dapat dikatakan lebih tinggi daripada di Eropa pada saat yang sama.

BANGSA ARYA
Bangsa Arya atau Indo Arya mendiami kawasan di sebelah timur sungai Indus: Diantara sungai Sutlej dan Yamuna. Arya adalah bangsa pengembara. Mereka memiliki kemampuan bersyair yang tinggi walau tidak mengenal bahasa tulis. Tradisi lisan ini merupakan transisi masa prasejarah dan sejarah. Diduga bahwa syair-syair yang dibuat oleh bangsa Arya dibuat setelah kebudayaan Harappa dan Mohenjodaro runtuh, sekitar 1500-1000 SM. Kedatangannya di India harus menyingkirkan terlebih dulu masyarakat sebelumnya, yakni masyarakat pendukung kebudayaan Mohenjodaro dan Harappa. Ciri masyarakat itu adalah berbahasa Dravida, dan tidak berhidung (menurut kitab Veda), bibir tebal, kulit hitam, dan menyembah dewa phallus (dewa kejantanan).

Bangsa Arya sangat menghargai wanita. Hal itu terbukti ketika para wanita dipercayakan untuk mengatur rumah tangga, membangi kurban, mengatur para budak dan anggota keluarga yang lain. Wanita juga ditugaskan menggiling gandum, mencuci alat-alat dapur, dan melahirkan anak (laki-laki). Budaya Arya sangat mendambakan anak-anak laki-laki, jika tidak diperoleh maka istri bisa dicerai. Begitupula ketika suami meninggal, maka sang istri harus menaiki pancake, tempat pembakaran jenazah suami dan ikut terbakar bersama suami. Abu jenazah serta tulang belulang dicuci dan disimpan dalam guci.

Kebiasaan lain bangsa Arya yaitu gemar melakukan lomba perang-perangan atau lomba memanah. Tari-tarian dilakukan dengan gembira yg diiringi dg music. Mereka juga punya kebiasaan bermain judi (permainan dadu). Perkawinan hanya terjadi pada wanita dewasa dan tidak dikenal poligami, kecuali para kepala suku. Bagi mereka perkawinan adalah sesuatu yang suci. Hal itu dapat dilihat dalam kitab veda: “Saya menggandeng tanganmu untuk kebahagiaan dan kebesaranmu sampai ke hari tua dengan saya suamimu”.

KITAB RAMAYANA DAN MAHABARATA
Inti cerita tersebut adalah kisah perjalanan Bangsa Arya. Kedua, kedudukan pendeta tidak terlalu penting dibading ksatria. Ketiga, kemegahan yg terbesar adalah mati dalam pertempuran, yg bakal menjamin kemasyuran abadi. Prajurit harus ditopang dengan kejujuran ketika berhadapan dengan musuhnya. Sedangkan wanita digambarkan sebagai wanita setengah pria, yg menjadi teman sejati, sumber abadi dari sifat baik, kesenangan dan kekasih dalam keluarga. Istri yg baik adalah telam dalam kesunyian, seorang ayah yang member nasehat, dan suatu peristirahatan dalam menempuh pengembaraan hidup.

TUGAS INDIVIDU!

1. Jelaskan tentang kelahiran Hindu dan Budha?
2. Jelaskan, mengapa di India muncul Sekte-sekte?
3. Buat peta Asia Selatan ukuran A3!

Ket. Diposting paling tanggal 2 Oktober 2009

17 Agustus 1945, kita merdeka secara Yuridis. Antusias menyambut kemerdekaan pun bergemuruh diseluruh tanah air, walaupun sebagian daerah terlambat karena persoalan komunikasi informasi. Sampai pada tahun 1959, kemerdekaan semakin konkret ketika Pemerintah Belanda mengakui kemerdekaan RI. Namun satu hal yang patut dipertanyakan, adalah apakah hari ini kita sudah “merdeka”? Jawabnya tentu hanya ada dua, ya dan belum. Ketika warga negara masih mendapat tekanan karena menyuarakan hati nurani, maka kita pun sebenarnya belum merdeka. Lihatlah beberapa kasus, seperti kasus Prita. Adalah sebuah contoh konkret bahwa di negeri ini belum merdeka, dalam arti mengeluarkan pendapat. Karena itu, kemerdekaan hakiki hari ini tampaknya belum ada…..!

- Pada masa presiden ketiga : Thomas Jeferson (1801-1809) melakukan konsolidasi ke dalam negeri dan hubungan luar negeri. Terbukti berhasilnya memiki daerah Lousiana yang sebelumnya dimiliki Spanyol dengan harga 60 juta dan juga New Orleans.
- Pada masa preseiden keempat: James Madison (1809-1817), belum melakukan hubungan dengan Inggris dan Perancis sampai tahun 1880. Kebijakan ini berdampak terhadap sikap permusuhan kedua Negara tersebut. Terbukti antara tahun 1812-1814 terhadi perang Perdagangan. Perang ini dimenagkan oleh AS dan memunculkan tokoh perdamaian Anrew Jackson.

- Pasca perang perniagaan, gagasan-gagasan bidang politik dan perencanaan pembangunan AS semakin berkembang. Di antara tokoh-tokoh pemikir politik itu ialah Daniel Witaber, John C. Calbonn, Henry Clay, dan Thomas Banton. Hal yang sangat penting dari kehadiran para pemikir tersebut yakni walaupun terjadi perbedaan pendapat dalam merencanakan pembangunan AS namun tetap bersatu.

- Pada masa presiden kelimaL James Monroe (1817-1825). Kebijakan dalam dan luar negeri semakin baik. Salah satu kebijakannya politik luar negerinya yang terkenal yakni “Doktrin Monroe” (1823). Isinya: (1) dunia baru ditutup untuk kolonisasi; (2) politik AS berbeda dengan Negara-negara Eropa; (3) Amerika tidak akan ikut campur tangan dengan koloni Negara Eropa. Inti doktrin ini adalah: “Amerika is for Amerika” atau bangsa lain tidak perlu ikut campur urusan AS, termasuk Amerika Latin, begitu pula sebaliknya.

- Tahun 1820 muncul Persetujuan Missaouri, yakni persatuan bagian selatan dengan uni, terutama Negara bagian selatan yang memberlakukan perbudakan, karena di AS tidak diizinkan perbudakan. Isi Persetujuan Missouri yakni (1) daerah Missouri diusulkan sebagai Negara bagian diperbolehkan masuknya sebagian budak; (2) keadaan budak dianggap sebagai beban Negara; (3) melarang semua sisa perbudakan di bagian utara Lousiana.

- Daerah utara AS berkembang menjadi daerah industry, sedangkan bagian Selatan agraris (pertanian dan perkebunan), mis: kapas yg diekspor ke Eropa. Para pekerja perkebunan dibutuhkan orang-orang yang kuat dan tahan akan terik panas. Sementara, orang2 Indian tidak terbiasa dengan pekerjaan tsb, akhirnya mereka mimilih bekerja sebagaimana tradisi nenek moyangnya, yakni pemburu dan hidup dalam kelompok2 mereka di pedalaman. Hal ini juga berpengaruh terhadap perkembangan komunitas orang-orang negro sebagian budak di AS yang didatangkan dari Afrika. Budak2 negro tsb diburu dan dijualbelikan oleh orang2 INggris. Pada abad ke-18 sekitar 400.000 negro tiap tahun diangkut INggris ke AS dengan cara memaksa dan kasar.

Soal:
Jelaskan proses munculnya Black American di AS? Dan Mengapa Indian (suku Asli Amerika) lebih suka bertahan di daerah pedalaman ketimbang ke luar berbaur dengan bangsa-bangsa pendatang di AS? Bagaimana pendapat anda, ketika masyarakat AS menerima para budak negro dari Afrika yang diperoleh dari hasil pemaksaan Inggris,Belanda, dll., kaitannya dengan AS sebagai pelopor dan pejuang HAM?

Salah satu langkah penting yang dilakukan oleh penduduk koloni Amerika pasca perang kemerdekaan, yakni dengan menyatukan ke- 13 negara-negara bagian. Kemudian dilanjutkan dengan membuat UUD, untuk mengatur Amerika ke depan. Tanggal Maret 1789 telah selesai dan dapat dijalankan, yakni parlemen terdiri dari dua bagian, pertama senat dan kedua majelis rendah. Pimpinan Negara ada di tangan presiden yang diangkat pada masa empat tahun dan boleh dipilih kembali. Presiden pertama Amerika adalah eorge Washington (1789-1797).

Kemajuan Amerika Serikat sangat tampak ketika negara ini dipimpin pasca John Adam, yakni oleh presiden ketiga, Thomas Jefferson (1801-1809). Negara ini semakin luas karena New Orleans dan Lousiana berhasil dibeli dari Spanyol. Negara-negara bagian baru pn muncul, sehingga tahun 1800-an Negara bagian Amerika Serikat telah mencapai 48 negara, dan kini telah mencapai 50 negara bagian setelah Alaska dan Hawaii ikut bergabung.

Perang Kemerdekaan Amerika Latin (1800-an)

Sebagaimana di negara-negara berkembang lainnya, baik di Amerika Latin maupun di Asia, seperti di Indonesia, Turki, Cina, dll., pada awal abad ke-20 telah memulai menentang kolonialisme dan imprealisme. Namun, Amerika latin sesungguhnya telah berjuang sejak awal abad ke-19 (1800-an) untuk melepaskan diri dari Spanyol dan Portugal. Perbedaannya dengan di Amerika Serikat, yakni di Amerika Latin perjuangan dilakukan dengan sendiri-sendiri, sedangkan di Amerika Serikat berjuang bersama belasan koloni dalam menentang Inggris, dan berhasil. Ada dua factor penting terjadinya perang kemerdekaan itu,

(a) faktor intern: terjadinya eksploitasi SDM dan SDA (ekonomi); adanya pungutan pajak; hak-hak rakyat dikekang; pengabaian pada sektor pendidikan; dan tidak berjalannya secara efektif sistem pemerintahan yang dijalankan, yakni antara negara, gereja dan militer.

(b)faktor ekstern: adanya revolusi Amerika dan Perancis; adanya pengaruh dari para pemikir Inggris tentang demokrasi, seperti Thomas Hobbes dan John Locke; adanya penyerbuan Napoleon atas Semenanjung Iberia (antara Portugal dan Spanyol) pada tahun 1807-1808.

Beberapa negara Amerika Latin yang merdeka yakni, (a) Haiti, 1 Juli 1801, kedua 1 Januari 1804 dan diberi kedaulatan oleh Perancis pada tahun 1825; (b) Dominika (Espanola) tahun 1821, dan lepas dari Haiti tahun 1844; (c) Argentina, tahun 1810-an; (d) Amerika Tengah (Guatemala, Al Salvador, Honduras, Nicaragua, Costa Rica), 1 Juli 1823; (e) Kuba 1902, dengan bantuan AS, dll.

Pertanyaan:
Anda telah mempelajari materi tentang perang kemerdekaan Amerika Serikat dan Amerika Latin, jelaskan persamaan dan perbedaan latar belakang perang kemerdekaan kedua Negara tersebut?

Flickr Photos

An End and a Beginning

Forever Young

Moulin - Sundog

More Photos

 

Januari 2010
S S R K J S M
« Des    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Blog Stats

  • 18,353 hits