- Pada masa presiden ketiga : Thomas Jeferson (1801-1809) melakukan konsolidasi ke dalam negeri dan hubungan luar negeri. Terbukti berhasilnya memiki daerah Lousiana yang sebelumnya dimiliki Spanyol dengan harga 60 juta dan juga New Orleans.
- Pada masa preseiden keempat: James Madison (1809-1817), belum melakukan hubungan dengan Inggris dan Perancis sampai tahun 1880. Kebijakan ini berdampak terhadap sikap permusuhan kedua Negara tersebut. Terbukti antara tahun 1812-1814 terhadi perang Perdagangan. Perang ini dimenagkan oleh AS dan memunculkan tokoh perdamaian Anrew Jackson.

- Pasca perang perniagaan, gagasan-gagasan bidang politik dan perencanaan pembangunan AS semakin berkembang. Di antara tokoh-tokoh pemikir politik itu ialah Daniel Witaber, John C. Calbonn, Henry Clay, dan Thomas Banton. Hal yang sangat penting dari kehadiran para pemikir tersebut yakni walaupun terjadi perbedaan pendapat dalam merencanakan pembangunan AS namun tetap bersatu.

- Pada masa presiden kelimaL James Monroe (1817-1825). Kebijakan dalam dan luar negeri semakin baik. Salah satu kebijakannya politik luar negerinya yang terkenal yakni “Doktrin Monroe” (1823). Isinya: (1) dunia baru ditutup untuk kolonisasi; (2) politik AS berbeda dengan Negara-negara Eropa; (3) Amerika tidak akan ikut campur tangan dengan koloni Negara Eropa. Inti doktrin ini adalah: “Amerika is for Amerika” atau bangsa lain tidak perlu ikut campur urusan AS, termasuk Amerika Latin, begitu pula sebaliknya.

- Tahun 1820 muncul Persetujuan Missaouri, yakni persatuan bagian selatan dengan uni, terutama Negara bagian selatan yang memberlakukan perbudakan, karena di AS tidak diizinkan perbudakan. Isi Persetujuan Missouri yakni (1) daerah Missouri diusulkan sebagai Negara bagian diperbolehkan masuknya sebagian budak; (2) keadaan budak dianggap sebagai beban Negara; (3) melarang semua sisa perbudakan di bagian utara Lousiana.

- Daerah utara AS berkembang menjadi daerah industry, sedangkan bagian Selatan agraris (pertanian dan perkebunan), mis: kapas yg diekspor ke Eropa. Para pekerja perkebunan dibutuhkan orang-orang yang kuat dan tahan akan terik panas. Sementara, orang2 Indian tidak terbiasa dengan pekerjaan tsb, akhirnya mereka mimilih bekerja sebagaimana tradisi nenek moyangnya, yakni pemburu dan hidup dalam kelompok2 mereka di pedalaman. Hal ini juga berpengaruh terhadap perkembangan komunitas orang-orang negro sebagian budak di AS yang didatangkan dari Afrika. Budak2 negro tsb diburu dan dijualbelikan oleh orang2 INggris. Pada abad ke-18 sekitar 400.000 negro tiap tahun diangkut INggris ke AS dengan cara memaksa dan kasar.

Soal:
Jelaskan proses munculnya Black American di AS? Dan Mengapa Indian (suku Asli Amerika) lebih suka bertahan di daerah pedalaman ketimbang ke luar berbaur dengan bangsa-bangsa pendatang di AS? Bagaimana pendapat anda, ketika masyarakat AS menerima para budak negro dari Afrika yang diperoleh dari hasil pemaksaan Inggris,Belanda, dll., kaitannya dengan AS sebagai pelopor dan pejuang HAM?

About these ads