A. Konflik Hindu-Muslim di India Anak benua India atau biasa disebut Asia Selatan, adalah pulau yang dikenal karena konflik keagamaan seperti antara Sikhs dan Hindu di India barat laut pada tahun 1980 dan 1990, atau antara Hindu tamil dan Budha Singhalese di Srilanka baru-baru ini (2008). Selanjutnya konfrontasi yang terjadi berulang kali adalah antara Hindu dan Muslim dan merupakan konflik beringas yang akan dijelaskan pada bab ini. Pada permulaan abad ke 21 Asia Selatan menjadi pusat umat muslim terbesar di dunia, dua kali lipat penduduk muslim di Indonesia. Tapi walaupun demikian, Muslim menjadi minoritas pada anak benua ini. Mereka hanya menempati 29% dari populasi dan terkonsentrasi pada dua wilayah, dua pertiga dari mereka hidup diPakistan, Bangladesh dan Maldives, sedangkan sisanya menempati India, Nepal dan Srilanka. Konflik berdarah India tak terelakkan lagi setelah gagalnya perundingan untuk menyelesaikan pertikaian antara umat Hindu dan muslim. Polisi di negara bagian Gujarat, menembak mati dua orang dari gerombolan massa yang membakar rumah-rumah milik orang Islam. Kelompok garis keras Hindu bertekad melaksanakan niatnya bersembahyang di tempat yang dipersengketakan. Jam malam diberlakukan di Desa Panvad, sekitar 100 kilometer dari kota utama Gujarat, Ahmedabad, setelah kerusuhan. Perdana Menteri India Atal Behari Vajpayee menyerukan agar ummat Hindu dan Muslim di negaranya segera mengakhiri konflik kekerasan menyangkut tempat suci di kota Ayodhya, India Utara. Vajpayee mengatakan, sengketa itu yang telah menyebabkan kerusuhan sektarian terburuk di India dalam satu dasawarsa ini, merupakan ancaman terhadap persatuan nasional. Lebih dari 700 orang tewas dalam huru-hara Hindu-Muslim kurang dari sebulan yang lalu (Februaru, 2002) di Negara bagian Gujarat, India Barat. Sementara itu, ratusan aktivis Hindu telah mengobrak-abrik kantor Dewan Perwakilan Rakyat negarabagian Orissa di India Timur dalam mendukung rencana Dewan Hindu Sedunia untuk membangun kuil di Ayodhya, di tanah yang juga di-klaim oleh pihak muslim sebagai tempat suci. Haren Pandiya, bekas menteri dalam negeri India, sedang mengendarai mobilnya pulang dari sebuah taman untuk menikmati udara pagi dan berolah raga dekat rumahnya di Ahmedabad, Negara Bagian Gujarat. Tiba-tiba sebuah mobil mendekatinya dan…dor! Pandiya terkulai. Pandiya, politisi dari partai nasionalis radikal Hindu yang berkuasa BJP (Bharatiya Janata Party), sempat dibawa ke rumah sakit, tapi nyawanya tak tertolong. Polisi menyatakan belum tahu berapa jumlah penyerang maupun motifnya. Di India pernah menjadi kejayaan Islam. Meskipun begitu, hingga sekarang umat Islam di India berposisi sebagai minoritas. Sejumlah khasanah Islam dikuasai umat Hindu dan dijadikan objek wisata. Umat Islam di India sekarang sekitar 100 juta jiwa yang berarti India negara ketiga terbesar yang berpenduduk muslim, setelah Indonesia dan Pakistan. Umat Islam di India nasibnya juga sama dengan dinegara-negara lain yang umat uslamnya minoritas, merka ditekan, ditindas penguasa ataupun umat non muslim (Hindu) yang minoritas. Sebagai contoh, penghancuran masjid Babri, Ayodhia, India pada bulan desember 1992. di Bombay terjadi pembunuhan besar-besaran terhadap sekitar 100 ribu jiwa, oleh partai ekstremis hindu yang berkuasa. Ribuan bangunan bersejarah yang dibangun raja-raja Islam kini menjadi puing yang mengenaskan, kemudian dijadikan objek wisata oelh umat Hindu. B. Konflik di Pakistan Setelah tragedi perpecahan Pakistan Barat-Pakistan Timur, Republik Islam Pakistan tetap selalu dirundung masalah. Selain sengketa abadi dengan India, baik mengenai perbatasan maupun “kepemilikan” Khasmir, juga sengketa internal yang senantiasa mengguncang sendi-sendi pemerintahan. Apakah konflik di Pakistan ada kaitannya dengan identitas Negara Islam? Faktanya, Pakistan memang berdiri untuk mengantisipasi aspirasi Umat Islam India, yang jumlahnya ketika itu mencapai 133,5 juta jiwa , namun terus hidup dibawah ketidak adilan dan tekanan Warga Hindu yang merupakan Mayoritas penduduk India. Pemicu pergolakan di Pakistan lebih pada perebutan kepentingan Pakistan dan Iran atas sumber minyak dan gas alam di Kysgyzstan dan Uzbekistan. Kedua negara ini disebut-sebut mempunyai deposit migas yang sangat besar dan baru sebagian kecil yang dieksplorasi. Persoalan yang dihadapi perusahaan penambangan di sini adalah memasarkan komoditas tersebut. Iran dan Pakistan menghendaki agar negaranya menjadi terminal utama, dengan membangun pipa migas melalui Afganistan. Dalam hal inilah siapa yang memenangkan pertarungan di Afganistan akan memenangkan negaranya dalam menampung migas dari Asia Tengah tersebut. C. Soal Kashmir Tahun 1339 Islam masuk ke Kashmir pada masa pemerintahan Akbar yang sebelumnya pusat Hindu dan Budha. 1750 direbut oleh Afganistan, 1819 direbut lagi oleh Gulab Singh. Ketika India dan Pakistan terbentuk 15 Agustus 1947, Kashmir tetap merdeka, tidak masuk India maupun Pakistan. Mengapa Kashmir menjadi penting? Bagi Pakistan, Kashmir penting karena soal geografis dan alam yang cukup menjanjikan. Yakni berupa sumber-sumber sungai. Sedangkan bagi India, Kashmir penting juga karena persoalan letak geografis disamping tempat yang bersejarah bagi agama Hindu. (Subantardjo, 1954: 61-62).
A. Konflik Hindu-Muslim di India
Anak benua India atau biasa disebut Asia Selatan, adalah pulau yang dikenal karena konflik keagamaan seperti antara Sikhs dan Hindu di India barat laut pada tahun 1980 dan 1990, atau antara Hindu tamil dan Budha Singhalese di Srilanka baru-baru ini (2008). Selanjutnya konfrontasi yang terjadi berulang kali adalah antara Hindu dan Muslim dan merupakan konflik beringas yang akan dijelaskan pada bab ini.
Pada permulaan abad ke 21 Asia Selatan menjadi pusat umat muslim terbesar di dunia, dua kali lipat penduduk muslim di Indonesia. Tapi walaupun demikian, Muslim menjadi minoritas pada anak benua ini. Mereka hanya menempati 29% dari populasi dan terkonsentrasi pada dua wilayah, dua pertiga dari mereka hidup diPakistan, Bangladesh dan Maldives, sedangkan sisanya menempati India, Nepal dan Srilanka.
Konflik berdarah India tak terelakkan lagi setelah gagalnya perundingan untuk menyelesaikan pertikaian antara umat Hindu dan muslim. Polisi di negara bagian Gujarat, menembak mati dua orang dari gerombolan massa yang membakar rumah-rumah milik orang Islam. Kelompok garis keras Hindu bertekad melaksanakan niatnya bersembahyang di tempat yang dipersengketakan. Jam malam diberlakukan di Desa Panvad, sekitar 100 kilometer dari kota utama Gujarat, Ahmedabad, setelah kerusuhan.
Perdana Menteri India Atal Behari Vajpayee menyerukan agar ummat Hindu dan Muslim di negaranya segera mengakhiri konflik kekerasan menyangkut tempat suci di kota Ayodhya, India Utara. Vajpayee mengatakan, sengketa itu yang telah menyebabkan kerusuhan sektarian terburuk di India dalam satu dasawarsa ini, merupakan ancaman terhadap persatuan nasional. Lebih dari 700 orang tewas dalam huru-hara Hindu-Muslim kurang dari sebulan yang lalu (Februaru, 2002) di Negara bagian Gujarat, India Barat. Sementara itu, ratusan aktivis Hindu telah mengobrak-abrik kantor Dewan Perwakilan Rakyat negarabagian Orissa di India Timur dalam mendukung rencana Dewan Hindu Sedunia untuk membangun kuil di Ayodhya, di tanah yang juga di-klaim oleh pihak muslim sebagai tempat suci.
Haren Pandiya, bekas menteri dalam negeri India, sedang mengendarai mobilnya pulang dari sebuah taman untuk menikmati udara pagi dan berolah raga dekat rumahnya di Ahmedabad, Negara Bagian Gujarat. Tiba-tiba sebuah mobil mendekatinya dan…dor! Pandiya terkulai.
Pandiya, politisi dari partai nasionalis radikal Hindu yang berkuasa BJP (Bharatiya Janata Party), sempat dibawa ke rumah sakit, tapi nyawanya tak tertolong. Polisi menyatakan belum tahu berapa jumlah penyerang maupun motifnya.
Di India pernah menjadi kejayaan Islam. Meskipun begitu, hingga sekarang umat Islam di India berposisi sebagai minoritas. Sejumlah khasanah Islam dikuasai umat Hindu dan dijadikan objek wisata. Umat Islam di India sekarang sekitar 100 juta jiwa yang berarti India negara ketiga terbesar yang berpenduduk muslim, setelah Indonesia dan Pakistan. Umat Islam di India nasibnya juga sama dengan dinegara-negara lain yang umat uslamnya minoritas, merka ditekan, ditindas penguasa ataupun umat non muslim (Hindu) yang minoritas. Sebagai contoh, penghancuran masjid Babri, Ayodhia, India pada bulan desember 1992. di Bombay terjadi pembunuhan besar-besaran terhadap sekitar 100 ribu jiwa, oleh partai ekstremis hindu yang berkuasa. Ribuan bangunan bersejarah yang dibangun raja-raja Islam kini menjadi puing yang mengenaskan, kemudian dijadikan objek wisata oelh umat Hindu.
B. Konflik di Pakistan
Setelah tragedi perpecahan Pakistan Barat-Pakistan Timur, Republik Islam Pakistan tetap selalu dirundung masalah. Selain sengketa abadi dengan India, baik mengenai perbatasan maupun “kepemilikan” Khasmir, juga sengketa internal yang senantiasa mengguncang sendi-sendi pemerintahan.
Apakah konflik di Pakistan ada kaitannya dengan identitas Negara Islam? Faktanya, Pakistan memang berdiri untuk mengantisipasi aspirasi Umat Islam India, yang jumlahnya ketika itu mencapai 133,5 juta jiwa , namun terus hidup dibawah ketidak adilan dan tekanan Warga Hindu yang merupakan Mayoritas penduduk India.
Pemicu pergolakan di Pakistan lebih pada perebutan kepentingan Pakistan dan Iran atas sumber minyak dan gas alam di Kysgyzstan dan Uzbekistan. Kedua negara ini disebut-sebut mempunyai deposit migas yang sangat besar dan baru sebagian kecil yang dieksplorasi. Persoalan yang dihadapi perusahaan penambangan di sini adalah memasarkan komoditas tersebut.
Iran dan Pakistan menghendaki agar negaranya menjadi terminal utama, dengan membangun pipa migas melalui Afganistan. Dalam hal inilah siapa yang memenangkan pertarungan di Afganistan akan memenangkan negaranya dalam menampung migas dari Asia Tengah tersebut.
C. Soal Kashmir
Tahun 1339 Islam masuk ke Kashmir pada masa pemerintahan Akbar yang sebelumnya pusat Hindu dan Budha. 1750 direbut oleh Afganistan, 1819 direbut lagi oleh Gulab Singh. Ketika India dan Pakistan terbentuk 15 Agustus 1947, Kashmir tetap merdeka, tidak masuk India maupun Pakistan. Mengapa Kashmir menjadi penting? Bagi Pakistan, Kashmir penting karena soal geografis dan alam yang cukup menjanjikan. Yakni berupa sumber-sumber sungai. Sedangkan bagi India, Kashmir penting juga karena persoalan letak geografis disamping tempat yang bersejarah bagi agama Hindu. (Subantardjo, 1954: 61-62).
Masalah kemaritiman dan peraraian telah kita pelajari bersama sejak masalah pelayaran dan perdagangan pada masa kuno hingga modern. Beberapa masalah pun muncul kemudian yang berkaitan dengan hal itu, sejak masalah bajak laut sampai masalah kebijakan pemerintah Indonesia dalam bidang kemaritiman. Oleh karena itu, untuk memahami secara komprehensif tentang masalah-masalah peraraian dan kemaritiman Indonesia dan dunia, maka bagi peserta MK Sejarah Maritim diwajibkan membuat tugas akhir berupa kliping dengan satu tema satu kelompok (2-3 orang). Setelah kliping dibuat, misalnya dengan tema objek wisata laut, kecelakaan laut, jenis-jenis kapal laut, fungsi ekonomi dan politik laut, masalah kepulauan Indonesia (mis. Ambalat), fungsi pelabuhan, pelabuhan peningkatan ekonomi masyarakat, aktivitas pelabuhan Bandarmasih (Tanjung Perak, Tanjung Priok, Tanjung Emas, dll), Dampak pembuatan Jembatan antar pulau (Mis. Jembatan Suramadu, Barito, Mahakam, dll), Pasar Terapung, Transportasi laut, dll (bisa cari sendiri temanya asal sesuai dengan dunia kemaritiman dan peraraian).
Tugas kelompok (2-3) dikumpul saat final. Setelah kliping dibuat berdasarkan tema tertentu lalu dianalisis (3-5 hal). Setiap kliping (koran, majalah, dll) harus ditulis nama dan tanggal referensinya. Mis. Banjarmasin post, 1 Maret 2009.
A. Pemikir Periode Klasik (Sebelum Masehi -SM) (1) Socrates; (2) Plato; (3) Arestoteles
B. Pemikir Periode Abad Pertengahan (awal masehi sampai abad 14-an):(1) Augustinus (354 – 430 M); (2)Al-Kindi (801 M -873 M); (3)Al-Farabi (870 M – 950 M); (4) Ibn Sina (5) Ibn Timiyah; (6) Ibn Maskawaih; (7) Saint Anselm (1033–1109); (8) Robert Grosseteste (1170–1253); (9) Thomas Aquinas (1225–1274); (10) al-Mawardi (Abu Hasan Ali bin Muhammad bin Habib al-Mawardi (975 M -1058 M); (11) Muhammad Al-Rawi (1230 M).
C. Pemikir Periode Reneissance (sekitar abd 15-an)(1) Erasmus (1466-1536); (2) Ibn Khaldun (1406); (3) Leonardo Da Vinci; (4) Michelangelo; (5) Nicolaus Copernicus (1478-1543); (6) Galileo Galilei (1546-1642); (7) Johannes Keppler (1571-1642); (8) Ahmad Ibnu Majid; (9)
D. Pemikir Periode Modern/Kontemporer Barat (Pasca tahun 1500-an atau abad ke 16): (1) George Wilhelm Friedrich Hegel (1770-1831); (2) Karl Marx (1818); (3) Friedrich Wilhelm Nietzsche (1844 –1900); (4) Rene Descartes; (5) Michel Foucault; (6) Auguste Comte; (7) John Dewey; (8) Edmund Husserl; (9) Jean-Paul Sartre; (10) Collingwood; (11) F. Engels; (12) Lenin; (13) Weber; (14) Rabindranat Tagore; (15) Sigmund Freud; (16) Ernest Casierer (17) Cliffort Geertz; (17) Dipesh Chakrabarty; (18) Peter Burger; (19) Ben Anderson; (20)Hans Kohn; (21) Malthus (1766-1863); (22) Derrida (23) Alun Munslow (24) Niccolo Machiavelli (25) Arnold J Toynbee; (26) Neil J Smelser; (27) Lewis Coser; (28)Anthony Giddens; (29) C. Lasch, E. Fromm.
E. Pemikir Periode Modern/Kontemporer Muslim: (1) Al Maududi; (2) Jamaluddin Al-Afghani; (3) Muhammad Abduh; (4) Muhammad Iqbal; (5) Ali Syariati; (6) Sayyid Hossein Nasr; (7) Ayatullah Khomaeni; (8) Ismail al-Faruqi; (9) Hasan Hanafi; (10) Sayyid Ameer Ali; (11) Taha Husein; (12)Fazlur Rahman; (13) Muhammad Arkoun; (14) Abul A’la al-Maududi, (15) Sayyid Quthb; (16) HOS Cokroaminoto; (17) Soekarno; (18) M. Natsir; (19) Hamka; (20) Nurcholis Madjid; (21) Abdurrahman Wahid; (22) Tan Malaka; (23) Syech Muhammad Arsyad Al Banjari; (24) Sartono Kartodirdjo; (25) Kuntowijoyo.
Tugas: Tugas individu MK Sejarah Intelektual Reg. B. Jenis tugas artikel ilmiah, harus berdasarkan sumber/referensi (dibagi sendiri, tidak boleh sama. Jika kurang bahan, bisa diganti) diketik 2 spasi maks. 10 hal. Dikumpul saat final tes dalam bentuk cd ( 1 cd boleh 5-10 orang/file atau semua file).
a. Peristiwa Amritstar
Setiap ada upaya untuk merebut kemerdekaan dari para kolonialisme dan imprealisme barat biasanya selalu didahului oleh berbagai persitiwa. Di India ketika di jajah oleh Inggris juga demikian, yakni didahului sebuah peristiwa, diantara yang terhebat yakni peristiwa Amritstar. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 13 April 1919. Waktu itu terjadi pembunuhan missal oleh para serdadu Inggris yang dipimpin oleh Jenderal Dyer. Tidak terlalu jelas mengapa pembunuhan itu terjadi. Mungkin karena kepongahan serdadu dan jenderal Inggris waktu itu. Namun, memang waktu itu pemerintah Inggris mengeluarkan peraturan bahwa warga Negara dilarang melakukan aktivitas mengumpulkan orang lebih dari 4.
Peristiwa Amritstar telah memompa semangat “jihad”—versi Hindu—untuk membalas dan sekaligus tidak akan melupakan peristiwa itu. Lebih dari 400 jiwa yang mati sia-sia, lebih dari 1000 luka parah. Sungguh sebuah peristiwa yang mencengangkan masyarakat India dan sekaligus sebagai cambuk semangat nasionalisme India yang berkembang kemudian.
b. Berdirinya organisasi-organisasi
Sebelum kemerdekaan India diperoleh, berbagai organisasi muncul di India, baik yang bersifat cultural maupun politik. Munculnya organisasi ini tidak lain karena masyarakat India sudah mulai sadar akan eksistensinya. Keberadaan orang-orang terpelajar waktu itu telah berhasil memberikan motivasi kepada masyarakat India : Kita harus merdeka dari pejajahan Inggris.
1. Organisasi Lokal Cultural
-Brahma Samadj (1830) dipimpin oleh Rram Mohan Roy. Menekankan dan meningkatkan kepercayaan dan keyakinan masyarakat terhadap Tuhan.
-Sadharma Brahma Samadj dipimpin oleh Keshub Chandra Sen, adanya keinginan untuk menghapuskan adat-adat yang kuno.
-Arya Samadj (1875) bertujuan untuk memurnikan ajaran agama Hindu sesuai dengan aslinya.
2. Organisasi Nasional Kebangsaan
Dua organisasi kebangsaan India yang getol memperjuangkan kemerdekaan India yakni (a) Indian National Congress (1885) dan (b) Liga Muslim. Di Kalangan Indian National Kongres terdapat dua kubu yang saling bertentangan. Yakni kubu moderat dan ekstrim. Ciri kubu moderat selalu mengamini kehendak Inggris. Sedangkan kelompok ekstrim sering menentang kehendak Inggris. Kelompok Ekstrim ini kemudian memunculkan Mahatma Gandhi sebagai pemimpinnya dan ia juga yang telah menanamkan kesadaran berbangsa kepada masyarakat India melalui berbagai ajarannya yakni Ahimsa (tidak melawan), (2) Satryagraha (nonkooperasi); (3) Hartal (mogok); (4) Swadesi (percaya terhadap kekuatan sendiri.
Kelompok Hindu dan Muslim di All India National Kongres ternyata mengalami berbagai masalah. Dampak dari perseteruan ini akhirnya kelompok India Muslim membentuk partai sendiri yang mereka namakan Liga Muslim (1906). Tidak terlalu jelas penyebab perseteruan. Namun jika dilihat menurut kacamara historis maka dapat dibaca bahwa antara orang Hindu dan Muslim sejak dulu telah terjadi berbagai perselisihan, bahkan sampai sekarang. Namun yang jelas, tidak diakomodasinya kehendak kelompk India Muslim waktu itu membuat para tokoh India Muslim membentuk organisasi sendiri, yakni Liga Muslim.
Secara etimologis, museum berasal dari kata Yunani, mouseion, yang sebenarnya merujuk kepada nama kuil pemujaan terhadap Muses, dewa yang berhubungan dengan kegiatan seni. Museion merupakan sebuah bangunan tempat suci untuk memuja Sembilan Dewi Seni dan llmu Pengetahuan. Salah satu dari sembilan Dewi tersebut ialah: MOUSE, yang lahir dari maha Dewa Zous dengan isterinya Mnemosyne.
Pengertian museum berdasarkan definisi yang diberikan International Council of Museums, adalah institusi permanen, nirlaba, melayani kebutuhan publik, dengan sifat terbuka, dengan cara melakukan usaha pengoleksian, mengkonservasi, meriset, mengkomunikasikan, dan memamerkan benda nyata kepada masyarakat untuk kebutuhan studi, pendidikan, dan kesenangan. Secara institusi museum adalah lembaga yang bertugas untuk mengumpulkan, merawat, menyimpan, meneliti, dan mengkomunikasikan koleksinya kepada masyarakat.
Tugas museum yakni sebuah lembaga yang memamerkan dan menerbitkan hasil-hasil penelitian dan pengetahuan tentang benda-benda yang penting bagi Kebudayaan dan llmu Pengetahuan.
Fungsi Museum: 1. Pusat Dokumentasi dan Penelitian llmiah 2. Pusat penyaluran ilmu untuk umum 3. Pusat penikmatan karya seni 4. Pusat perkenalan kebudayaan antar daerah dan antar bangsa 5. Obyek wisata 6. Media pembinaan pendidikan kesenian dan llmu Pengetahuan 7. Suaka Alam dan Suaka Budaya 8. Cermin sejarah manusia, alam dan kebudayaan 9. Sarana untuk bertaqwa dan bersyukur kepada Tuhan YME.
Tugas individu:
1.Jelaskan hubungan antara museum, arsip dan perpustakaan? 2. Bagaimana peranan ketiga hal tersebut dalam penelitian sejarah?
Catatan: Tugas dikumpul satu minggu setelah diposting
Wilayah laut merupakan tempat berusaha bebas (seperti halnya daerah hutan bagi masyarakat darat yang mengembara di hutan untuk mengumpulkan makanan. Dalam hal ini soal hak milik tidak berlaku sehingga masing-masing orang berusaha secara bebas untuk mengambilnya untuk keperluan nafkah sehari-hari.
Hal tersebut dapat dikatagorikan sebagai perburuan bagi masyarakat yang paling awal. Sementara dalam peradaban yang lebih tinggi disebut perompakan. Dulu ada juga istilah “Hak Tawan Karang” yaitu hak yang dimiliki oleh suatu masyarakat (Negara) apabila ada sesuatu di pantai yang terdampar. Pranata perdagangan muncul karena ada kebutuhan akan barang yang tidak dipunyai sehingga harus diperoleh dari pihak yang mempunyai. Biasanya diperoleh dengan jalan tukar-menukar dan pada tingkat yang lebih maju diperoleh dengan cara jual beli.
Hal demikian memerlukan interaksi antar kelompok dengan cara damai, sedangkan apabila hubungan demikian tidak ada, maka terjadilah perampasan, yang di laut dilakukan oleh bajak laut (perompakan).
Pertanyaan: Sejak kapan terjadinya perompakan? Dari suku bangsa apa saja yang mengawali perompakan di Nusantara pada awal kedatangan bangsa asing? Dan mengapa mereka melakukan perompakan?
Catatan: kelompok 2-3 orang. Jawaban diketik 2 spasi dan diprint out. Kumpul tanggal 17 November 2009 (saat kuliah)
Sejak masa khalifah Abu Bakar Assidiq, Usman bin Affan, Umar bin khattab, Ali bin Abithalib sampai keturunan selanjutnya, maka pengaruh Islam semakin luas. Dengan mencapai kemenangan-kemenangan yang gilang gemilang, bangsa Arab di bawah panji Islam menaklukkan negeri-negeri Palestina, Syria )Syam), Mesir, Afrika Utara, Spanyol, Irak, dan Iran (Persia), sehingga pada tahun 75 H kerajaan dari keturunan khalifah Omar telah terbatas di sebelah timur dengan India dan Tiongkok.
Salah seorang amir bernama Muhammad ibn Kasim, pada tahun 712 M/93 H diperintahkan oleh khalifah Walid II untuk menaklukkan SIndh, yaitu daerah Sungai Indus, bagian India yang paling jauh di sebelah Barat. Sebelum ke Sind (India) tentu Iran juga telah dikuasai, karena wilayah Iran merupakan perbatasan antara wilayah Islam dan India.
Penyerangan kedua, baru dimulai setelah 300 tahun kemudian. Di sebelah timur Iran timbul suatu kerajaan baru yaitu kerajaan Ghazni, terletak di Afganistan sekarang yang diperintah oleh seorang raja bernama Mahmud Ghazni, bangsa Turki. Diantara tahun 1000-1026 (390-417 H) ia memerangi daerah Punjab dan akhirnya ditaklukkan. Akan tetapi kerajaan Ghazni dibelakang hari direbut oleh Muhammad Ghori. Sultan inilah yang mengadakan serangan terhadap India semata-mata untuk merebut seluruh negeri itu. Waktu pemerintahannya dari tahun 1175-1203 (570-601 H) ia menduduki Punjab, Gujarat, Bihar dan Benggala, jadi dapat dikatakan seluruh Hindustan. Sungguhpun raja-raja Hindu mengadakan persekutuan yang kuat untuk melawan musuh baru itu, mereka dikalahkan juga dua kali di Tarain dekat Delhi, suatu tempat yang merupakan pintu gerbang ke lembah Ganges.
Sistem kasta di India, ternyata berpengaruh terhadap upaya masyarakatnya dalam mempertahankan negerinya. Mereka yang berada pada kasta bawah tidak merasa berkepentingan membela negerinya.
Sumber: T.S.G Moelia, India: Sejarah Politik dan Pergerakan Kebangsaan, Jakarta:Balai Pustaka, 1949.
Tugas Individu
Bagaimana model/sistem “penaklukan” yang dilakukan umat Islam (untuk mengajak memeluk Islam), sejak masa Rasululullah? Termasuk penaklukan di India.
Catatan: Ketik 2 spasi di print out, dikumpul Rabu depan tanggal 21 Oktober 2009.
Pembangunan maritim Indonesia sebenarnya merupakan pengulangan sejarah dari kejayaan martim Nusantara yang terhenti akibat visi pembangunan yang terlampau berpihak pada pembangunan kontinental. Kejayaan maritim Nusantara terungkap dari peristiwa masa lalu. Diantara sekian banyak kejayaan maritim Nusantara yang terkait dengan dunia global, maka peristiwa yang berkaitan dengan perdaganagan dan transportasi laut tergolong spektakuler. Harga komoditi (khususnya rempah-rempah) yang demikian tinggi nilainyadi pasaran dunia, telah merangsang saudagar manca Negara melakukan perdagangan melalui lautan di kerajaan Osmania Turki. Mereka memperketat hegemoni perdagangan rempah-rempah Indonesia di India dan Timur Tengah. Untuk masuk pasaran Eropa maka saudagar Turki menggunakan pelabuhan Venesia di Italia.
Sejalan dengan itu, maka lahirlah kerajaan-kerajaan Islam pantai ebagai bagian mata rantai dari perdagangan dunia dan hal itu ditandai dengan berakhirnya kerajaan Majapahit (abad ke 15). Kerajaan-kerajaan Islam pantai tersebut meletakkan kekuatannya pada perdagangan laut. Pelabuhan kerajaan-kerajaan maritime yang lebih terkenal dengan istilah Bandar yang berarti daerah wilayah perdagangan yang dipimpin oleh penguasa pelabuhan dengan gelar Syah Bandar, berkembang Bandar pelabuhan pada saat itu termaju adalah Pasai di Aceh, Banten, Demak, Cirebon, Tuban, Gresik, Makasar (Kerajaan Goa dan Tallo), Buton, Ternate , Tidore, Jaylolo dan Bacan yang kesemuanya merupakan kota-kota pelabuhan atau Bandar yang menjadi lintasan perdagangan rempah-rempah dari kepulauan Maluku menuju India melalui Selat Malaka dan kemudian menyebar ke Timur Tengah sampai Eropa.
Rempah-rempah menjadi penting untuk dikonsumsi oleh masyarakat Eropa, ketika penyakit menular mulai muncul, seperti demam, disentri dan pes di Portugis, Spanyol dan Inggris. Dan mereka menyakini bahwa berdasarkan temuan dan juga mitos bahwa rempah-rempah (khususnya cengkeh dan pala) mampu mengobati penyakit tersebut. Disamping itu, juga bisa untuk penyedap makanan untuk menyegarkan tubuh yang sangat digemari oleh para bangsawan di Mancanegara. Akibatnya, Negara-negara Eropa berusaha keras untuk mencari jalan lain di luar hegemoni perdagangan yang dikuasai oleh Kerajaan Turki Usmani.
Tugas Individu:
Buat peta dunia ukuran A3, lalu berikan arah panah jalur sutera darat, jalur sutera laut, dan jalur perdagangan/perjalanan bangsa-bangsa eropa (Spanyol, Portugis, Belanda, dan Inggris) sampai ke Indonesia (khususnya Maluku sebagai daerah tujuan rempah-rempah).
Catatan: tugas dikumpul pada tanggal 8 Oktober 2009 (pada saat kuliah)
Masa Raja Gupta (Masa Keemasan Hindu, 320-656 M)
Periodesasi sejarah India dapat dipilah sbb:
1. Masa Mohenjodaro dan Harappa (sampai 700 SM)
2. Masa Kerajaan-kerajaan Arya dan pemerintahan raja-raja Murya (185 SM)
3. Masa Andhra, parthy dan Kusan (185 SM- 225 M)
4. Masa raja-raja Gupta atau masa keemasan Hindu (320-606 M)
5. Masa Raja Harsha (606-647)
6. Masa kerajaan-kerajaan di India Utara, Deccan dan India Selatan (1200 M)
Pada masa Raja Gupta, kerajaan dipimpin oleh Chandra Gupta I (230-330 M), Samudera Gupta, 330-375 M). Para penguasa waktu itu dapat digolongkan sama dengan Pemerintahan Napoleon. Daerah utama yg menjadi taklukan adalah Hindustan dan negeri-negeri di sebelah utaranya. Setelah berhasil menguasai wilayah utara kemudian dilanjutkan ke negeri bagian selatan. Akibatnya beberapa kerajaan penting seperti kerajaan Kalinga dan Pallava (wa) menjadi takluk (daerah Madras Sekarang).
Hubungan diplomasi dilakukan juga dengan Raja Ceylon (Budha). Dampak hubungan itu adalah agama Budha di negeri itu terlindungi. Masa Chandragupta II (Vikramaditya) wilayah semakin luas, yaitu: Daerah sekitar Indus (yg dikuasai oleh orang Saka. India Barat: Gujarat dan Malwa juga dirampas. Dampaknya adalah Kerajaan Gupta dapat memiliki pelabuhan-pelabuhan. Aktivitas di pelabuhan menyebabkan Gupta mengadakan hubungan dengan negeri-negeri Arab dan Mesir melalui Laut Merah.
Gambaran Kerajaan Gupta pada masa ini yakni: kerajaan dan rakyat makmur dan sentosa, pemerintahan dijalankan dengan bijaksana selama lebih dari 30 tahun. Kesusastraaan berkembang, kitab-kitab kuno yang berbahasa Sanskrit dipelajari dan diselidiki. Pujangga yg masur pd waktu itu adalah Kalidasa. Selain itu, juga berkembang ilmu falak (ilmu bintang), ahlinya yakni : Aryabatha dan Varahmihira. Seni Suara juga dipelajari; pandai logam (membuat seni ukir; bangunan-bangunan, candi-candi, istana-istana juga didirikan; Bangunan itu sudah hamper punah, yg menurut pemberitaan dihancurkan oleh tentara Islam. Namun setelah raja wafat (415 M), lambat laun kerajaan semakin mundur. Penyebabnya adalah banyaknya desakan-desakan dari negeri bawahan untuk melepaskan diri (bangsa Huns, runtuh tahun 565 M); ketidakcakapan para penggantinya juga merupakan hal yg membuat kerajaan menjadi mundur. Pasca pemerintahan itu diganti oleh Raja Harsya (606-647 M).
Catatan: Materi di atas untuk mahasiswa regular A dan B. Pembagian tugas kelompok Regular A sbb:
1. Masa Andhra, parthy dan Kusan (185 SM- 225 M)
2. Masa Raja Harsha (606-647)
3. Masa kerajaan-kerajaan di India Utara, Deccan dan India Selatan (1200 M)
4. Masuknya Islam di India
5. Masa Pemerintahan Moghul
6. Masuknyanya kolonialisme Barat di India
7. Nasionalisme India
8. Perkembangan gerakan kemerdekaan Bangladesh
9. Perkembangan gerakan kemerdekaan Pakistan
10. Perkembangan gerakan kemerdekaan Srilanka
11. Masalah perkembangan gerakan di Afganistan
12. Masalah Kashmir
13. Biografi Nehru
14. Biografi Mahatma Gandhi
Catatan: waktu tugas di atas dua minggu setelah tugas ini diposting
- Tugas individu regular A: Jelaskan pertumbuhan agama Hindu dan Budha di India? Bagaimana proses munculnya sekte di India dan buat PETA ASIA SELATAN ukuran A3.
- Tugas ini dikumpulkan (diprint out) dua minggu setelah diposting.




Komentar Terakhir